Kerja sama untuk startup memang mendatangkan keuntungan. Bagaimana caranya agar Anda bisa mendapatkan apa yang dibutuhkan?

Menjalin kerja sama adalah satu cara efektif untuk mendongkrak perkembangan bisnis startup. Dengan bekerja sama, Anda bisa melakukan percepatan terhadap banyak hal dari mulai produksi, distribusi, hingga pemasaran produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Kerja sama untuk startup bukan semata-mata berarti menumpang kesuksesan pada perusahaan yang lebih besar. Kerja sama pun bisa dilakukan dengan sesama startup untuk sama-sama mendapatkan keuntungan yang diharapkan. Untuk melakukannya, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

  1. Jangan Pikirkan Tentang Kerja Sama Sebelum Konsep Matang
  2. Anda memiliki konsep sebuah produk, atau produk yang sudah jadi tetapi belum dikenal luas? Matangkan dulu rencana produksi dan pemasaran yang akan diterapkan oleh perusahaan Anda. Tanpa konsep dan rencana bisnis yang mumpuni, besar kemungkinan perusahaan lain akan meragukan keseriusan produk Anda.

  3. Miliki Strategi Penawaran Kerja Sama
  4. Bisnis harus selalu dilakukan dengan strategi yang matang. Sebelum mengajukan penawaran kerja sama, buat terlebih dahulu daftar perusahaan yang menjadi target Anda. Manfaatkan jaringan Anda untuk mendapatkan akses ke perusahaan tertentu.

    Jika Anda berencana untuk menjalin kerja sama dengan lebih dari satu perusahaan, sebaiknya mulai dari perusahaan berskala sedang terlebih dahulu. Setelah itu, barulah Anda bisa mendapatkan kepercayaan dari perusahaan yang lebih besar untuk menjalin kerja sama.

  5. Jangan Sungkan Lakukan Cross-Collaboration
  6. Konsumen belakangan ini membutuhkan inovasi yang akan memudahkan hidp mereka. Dengan pesatnya teknologi, Anda pun tidak terbatas untuk melakukan kolaborasi atau kerja sama dengan perusahaan apa pun.

    Walaupun bidang bisnis Anda tidak terlihat mirip, dengan sedikit kreativitas pasti Anda bisa menemukan cara kerja sama untuk startup yang Anda miliki. Contoh saja perusahaan Go-Jek yang berani mengajak pemilik restoran, make-up artist, apotek, dan pihak lain dari bidang bisnis yang berbeda-beda.

  7. Tunjukkan Keunggulan Anda Sebagai Startup
  8. Dalam mengajukan penawaran, Anda bukan hanya meminta akses atau kemudahan yang dimiliki oleh perusahaan yang lebih besar tetapi juga memberikan keuntungan bagi mereka. Maka dari itu, tunjukkan keunggulan perusahaan dan produk Anda. Buat mereka berpikir bahwa undangan kolaborasi Anda layak untuk dipertimbangkan.

  9. Percaya Diri akan Kualitas yang Anda Tawarkan
  10. Kepercayaan diri akan terlihat saat Anda mempresentasikan produk dan keuntungan yang Anda tawarkan. Jika Anda terlihat ragu-ragu, perusahaan lain pun akan menjadi ragu untuk menjalin kerja sama. Untuk itu, bangun mental dan yakinkan bahwa Anda akan mendapatkan kerja sama tersebut.

    Kerja sama untuk startup mungkin bisa mendatangkan keuntungan yang signifikan. Namun, untuk perusahaan yang cukup besar, kerja sama yang Anda tawarkan mungkin tidak akan terlalu berpengaruh. Untuk menyiasatinya, pelajari kebutuhan dari perusahaan yang akan Anda ajak bekerja sama.

  11. Buat Perjanjian yang Jelas
  12. Kerja sama untuk startup dalam bisnis mencakup keuntungan, perkembangan bisnis, hingga reputasi kedua belah pihak perusahaan. Inilah mengapa, apa pun perusahaan yang akan Anda ajak bekerja sama nanti, perjanjian yang jelas serta bernilai hukum harus tersedia.  

    Beberapa hal yang harus ada di dalam perjanjian adalah lingkup kerja sama, hak dan kewajiban kedua belah pihak, keuntungan bagi kedua perusahaan, kerugian yang mungkin terjadi, dasar hukum kerja sama, jangka waktu kerja sama, dan sanksi jika salah satu pihak lalai menjalankan kewajibannya.

Apa yang Harus Anda Lakukan Setelah Kerja Sama Berakhir?

Sebagian besar startup akan bersemangat jika bicara mengenai kolaborasi dan kerja sama. Hal tersebut adalah hal yang baik selama perusahaan Anda nantinya bisa berdiri sendiri, tidak bergantung pada hasil kerja sama. Kerja sama untuk startup memang bisa mendatangkan banyak keuntungan, tetapi kreativitas dan komitmen harus tetap dijunjung tinggi dalam menjalaninya.