Hari bisa jadi produktif kalau Anda membuat target harian dan mengevaluasinya sebelum beristirahat.

Kita sering menganggap berangkat kerja dari pagi hingga sore merupakan bagian dari produktivitas harian. Lalu mereka yang hanya bekerja selama beberapa jam saja dan tidak ke kantor sering dianggap tidak produktif.

Sebenarnya masalah hari produktif tidak hanya dilihat dari seberapa banyak jam waktu bekerja dilakukan. Kalau bekerja selama 8-9 jam tidak menghasilkan apa-apa sama halnya tidak produktif. Namun, kalau hanya bekerja selama beberapa jam, tapi menyelesaikan banyak hal, kita bisa menyebutnya produktif.

Nah, apakah Anda sudah memiliki hari produktif? Kalau belum, coba lakukan beberapa hal di bawah ini dengan baik dan konsisten.

1. Buat Rencana Harian

Buat rencana harian secara kasar mulai bangun tidur. Anda tidak masalah membuat tenggat di setiap rencana yang dibuat. Misal saat berangkat jam sekian dan sampai kantor jam sekian. Lalu waktu untuk bekerja, beristirahat, atau bertemu dengan klien diberi tenggat juga agar semua berjalan lancar.

Dalam perjalanannya terkadang rencana harian sering tidak berjalan dengan lancar. Anda tidak perlu khawatir karena beberapa hal memang butuh waktu lebih lama atau sebaliknya. Rencana harian hanyalah panduan saja agar tidak melenceng terlalu banyak atau malah bingung mau melakukan apa.

2. Lakukan Evaluasi Setiap Hari

Setelah satu hari berjalan dengan lancar, segera lakukan evaluasi terkait dengan apa yang terjadi selama satu hari penuh. Pertahankan apa saja yang berjalan dengan lancar. Misal saat Anda berhasil menghemat waktu perjalanan, menghemat waktu bekerja, dan lainnya. Selanjutnya evaluasi aktivitas yang terlalu boros waktu.

Kalau Anda pemilik perusahaan, masalah keuangan juga harus diperiksa harian agar tidak menumpuk. Kalau Ada penurunan pendapatan harian bisa dicatat dan didiskusikan esok hari atau saat rapat bulanan. Intinya selalu catat apa saja yang menjadi masalah dan jangan abaikan sekecil apa pun masalahnya.

3. Harus Ada Target Harian

Salah satu kesalahan yang sering sekali dilakukan dan jarang diperhatikan adalah tidak memiliki target. Meski dalam bekerja, target tidak selalu sama, Anda bisa memiliki target harian yang harus dicapai. Misal Anda bekerja untuk membuat desain produk, dalam satu hari tentukan targetnya, misal desain kasar harus selesai sebelum jam pulang.

Dengan target yang dimiliki setiap harinya, Anda akan terpacu untuk terus semangat bekerja. Selama ini kita selalu malas bekerja karena menganggap target bisa dikejar esok hari karena waktunya panjang. Akibat sering menyepelekan ini Anda jadi terlalu santai dalam bekerja.

4. Gaya Hidup Harus Diperhatikan

Seseorang bisa menjadi produktif kalau memiliki gaya hidup yang baik. Gaya hidup ini dimulai dari pola makan yang seimbang, menghindari rokok, rajin berolahraga, dan memperhatikan kondisi kesehatan. Percuma Anda merencanakan banyak hal kalau tubuh tidak kuat dan akhirnya sakit.

Bekerja dengan maksimal tidaklah menjadi masalah. Namun, ada baiknya untuk tetap memperhatikan kesehatan. Kalau kesehatan tidak diperhatikan produktivitas akan menurun dengan sendirinya. Oh ya, penuhi kebutuhan air setiap hari dan tidur selama 6-8 jam setiap hari.

5. Memikirkan Inovasi untuk Masa Depan

Setiap hari Anda akan memiliki waktu sekitar 15-30 menit untuk merenungi apa yang sudah dilakukan. Kalau Anda sudah melakukan banyak hal setiap hari dan tidak ada yang perlu dievaluasi, ada baiknya untuk memikirkan inovasi.

Pikirkan ide-ide unik dan gila yang berkaitan dengan produk atau kebijakan perusahaan. Catat ide itu di buku lalu buka lagi untuk mengembangkannya.
Dari lima hal di atas, mana saja yang sering Anda lakukan untuk membuat hari jadi produktif?