Penuhi unsur-unsur daya tarik produk agar Anda bisa meningkatkan penjualan.
Penjualan merupakan faktor yang menentukan kesuksesan dalam berbisnis. Untuk meningkatkan penjualan, pelaku bisnis membutuhkan strategi. Salah satu strateginya adalah mempertahankan kualitas produk.

Meski begitu, kualitas produk belum cukup untuk menaikkan volume penjualan secara maksimal. Produk tersebut juga harus memiliki daya tarik.  

Pentingnya Daya Tarik Produk
Daya tarik produk adalah hal yang membuat barang atau jasa terlihat menarik di mata konsumen. Tingkat ketertarikan konsumen diukur dari kepuasannya saat menggunakan produk. Suatu produk bisa memuaskan para pembeli jika mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka.

Terpenuhinya kebutuhan konsumen, mendorong pembelian berulang. Bahkan, mereka mungkin merekomendasikan produk Anda kepada orang lain. Hal ini berarti, daya tarik penting untuk membangun loyalitas pelanggan sekaligus mendapatkan konsumen baru. Dengan demikian, Anda bisa meningkatkan penjualan secara cepat.

Unsur-Unsur dalam Daya Tarik Produk
Untuk membangun daya tarik produk, Anda harus melengkapinya dengan unsur-unsur berikut ini.

  1. Kemasan
  2. Ingatkah Anda pada camilan anak-anak yang berbentuk aneka binatang? Saat itu, banyak anak membelinya, bukan? Itulah salah satu strategi marketing dengan menggunakan kemasan. Artinya, kemasan dijadikan sebagai alat komunikasi visual dari produsen kepada konsumen sasarannya.

    Agar mendapatkan kemasan yang tepat, Anda harus melakukan riset terlebih dahulu. Pertama, tentukan target pemasaran dan karakteristiknya, meliputi warna apakah yang paling disukai, desain terbaik, dan jenis kemasan. Setelah itu, perhatikan packaging dari perusahaan pesaing. Pastikan, produk Anda memiliki kemasan lebih baik.

  3. Brand
  4. Ketika membeli produk di minimarket, apa yang Anda lihat pertama kali? Mereknya, bukan? Di sinilah peran brand sebagai pembentuk reputasi produk. Jika reputasi produk bagus, daya tariknya pun pasti meningkat.

    Daya tarik tersebut bisa dilihat dari value atau nilai yang disematkan dalam sebuah brand produk. Jadi, Anda jangan hanya menjual produknya, pun harus menawarkan solusi melalui nilai brand.

  5. Keunggulan Produk
  6. Setelah melihat merek, biasanya konsumen akan membaca keunggulan produk. Anda bisa menyematkan daftar manfaat produk di labelnya. Sampaikan secara singkat, tetapi tetap mewakili isi produk.

    Cara Anda menyampaikan keunggulan produk, akan memengaruhi keputusan pembelian. Pasalnya, bagi konsumen, keunggulan adalah daya tarik utamanya. Banyak konsumen yang meninggalkan sebuah merek hanya karena manfaat produk tidak sesuai keinginan mereka.

  7. Ketersediaan
  8. Anda punya produk bagus, pun harus memastikan ketersediaannya. Ketika konsumen sudah menyukai sebuah produk, pasti membeli berulang kali. Namun, mereka bisa jadi kecewa manakala barang atau jasa yang dibutuhkan tidak tersedia. Akhirnya, konsumen berpaling ke merek lain karena produk Anda dianggap berkurang daya tariknya.

  9. Harga Produk
  10. Siapa yang tidak menginginkan barang murah? Bagi konsumen, produk dengan harga murah meriah memiliki daya tarik tersendiri. Namun, produk murah harus disertai kualitas tinggi. Pasalnya, konsumen pasti enggan melakukan pembelian ulang untuk barang murah berkualitas rendah.

  11. Inovasi
  12. Anda hanya punya satu produk? Untuk meningkatkan daya tarik, lakukan inovasi setiap periode. Jangan ragu menyematkan kemasan baru, varian rasa, atau warna yang lebih cerah. Dengan begitu, konsumen tidak akan mudah berpaling pada produk pesaing.

  13. Daya Tahan
  14. Daya tahan mencakup masa simpan atau umur suatu produk. Unsur ini penting bagi Anda yang memiliki produk makanan dan minuman. Semakin panjang umur dan keawetan produk, konsumen semakin tertarik membelinya. Karena itu, temukan cara terbaik untuk meningkatkan keawetan dengan tetap memperhatikan kesehatan konsumen.

Itulah sekilas tentang daya tarik produk untuk meningkatkan penjualan. Membangun daya tarik membutuhkan riset yang mendalam dari pemilik usaha. Meski begitu, riset harus dilakukan secara cepat agar tidak didahului oleh pesaing. Jadi, segera rencanakan, atur, lakukan, dan kontrol penjualan produk.